Cara Membudidayakan Burung Puyuh Petelur Untuk Pemula

cara budidaya puyuh petelur

Cara budidaya Burung Puyuh Petelur

Beternak burung puyuh termasuk usaha yang menjanjikan. Bagi pemula, cara membudidayakan burung puyuh petelur wajib untuk diketahui dan dipahami. Cara-cara ini termasuk memilih lokasi sebagai tempat peternakan burung puyuh hingga membuat kandang yang sesuai. Langkah-langkah budidaya yang benar akan membawa kita pada hasil ternak puyuh yang memuaskan dan sesuai harapan. Berikut adalah beberapa cara dalam membudidayakan burung puyuh petelur yang harus diperhatikan oleh peternak pemula.

  1. Mulailah ternak burung puyuh petelur ini dengan memilih lokasi yang tepat. Lokasi yang ideal adalah yang cukup jauh dari pemukiman penduduk, jauh dari wabah penyakit serta jauh juga dari kawasan banjir. Pastikan kita juga memilih lokasi yang strategis dalam pemasaran telur puyuh nantinya.
  2. Setelah menentukan lokasi yang ideal, saatnya membuat kandang. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat kandang puyuh di antaranya adalah pemilihan bahan kandang, sirkulasi yang baik, pembuangan kotoran serta penempatan pakan dan minum.
  3. Kandang indukan puyuh idealnya berukuran 2 x 0.5 meter dan terdapat lima lantai. Di tiap lantainya diberi sekat triplek yang berfungsi sebagai penampung kotoran serta agar mempermudah proses pembuangan kotorannya.
  4. Cara membudidayakan burung puyuh petelur selanjutnya adalah dengan memberi jaring kawat di bagian dinding kandang agar dapat melancarkan sirkulasi udara dalam kandang.
  5. Penempatan pakan juga harus diperhatikan, yaitu antara lubang tempat masuk kepala puyuh supaya unggas dapat leluasa dalam mengambil makan nantinya.
  6. Penempatan minum harus diletakkan di samping tiap satu lantai kandang. Pergantian air minum ini dilakukan satu kali sehari, yaitu pada pagi atau sore hari. Untuk pergantian pakan dilakukan sama halnya seperti pergantian minum.
  7. Pembersihan kotoran puyuh dilakukan tiga hari sekali. Untuk lebih praktisnya, kita bisa mencabut triplek yang digunakan pada sekat antar lantai kemudian dibersihkan menggunakan sapu. Kotoran puyuh ini bisa menjadi bisnis karena tiap satu karung kecilnya dihargai Rp15.000.
  8. Tiap satu lantai dapat berisi antara 30 hingga 50 puyuh dewasa di tiap sekatnya. Apabila kita memelihara 1000 ekor puyuh dewasa maka akan dihasilkan antara 300 hingga 400 butir telur tiap harinya. Dibutuhkan sekitar 4 hingga 5 kandang dengan jumlah 4 lantai.

Penjualan telur puyuh sekarang ini adalah seharga Rp. 20.000 per kilogramnya. Untuk 1000 ekor puyuh dewasa akan dapat menghasilkan sampai dengan 7.5 kilogram puyuh tiap harinya. Jelas, budidaya puyuh petelur adalah bisnis yang menjanjikan. Apabila tertarik, kita bisa menerapkan cara membudidayakan burung puyuh petelur di atas. Tentu saja, cara-cara tersebut masih harus dibarengi dengan kerja keras serta niat yang kuat. Demikian aneka cara dalam budidaya puyuh petelur ini. Semoga bermanfaat.